Business Model – BlackBerry

“A business model describes the rationale of how an organization creates, delivers and captures value – economic, social, or other forms of value”

Wikipedia

Diatas ini adalah contoh business model canvas. Deskripsi sederhana dari sebuah business model adalah sistem pengoperasian yang meliputi komponen-komponen bisnis seperti fungsi dari bisnis, pendapatan dan pengeluaran yang didapatkan dari melakukan bisnis tersebut.

Kalo business model canvas diatas terlalu rumit untuk dimengerti, mari kita lihat business model sederhana dibawah ini:

Singkatnya, bagian yang kuning itu supply sedangkan yang biru itu demand. Supply disini akan menyebabkan costs sedangkan dari sisi demand akan menghasilkan revenues.

Nah, pada post kali ini saya akan membahas mengenai business model dari BlackBerry. Kenapa BlackBerry lagi? Yah, soalnya saya belum kepikiran yang lain..

Value proportion, customer relationship, distribution channel, and customer segment

Value proportion ini intinya adalah value apa yang ditawarkan dari sebuah perusahaan, bagaimana menjaga hubungan dengan customer, target customer seperti apa..

Menurut saya, BlackBerry ini menawarkan produk smartphones dengan teknologi terkini yang mempermudah hidup para penggunanya. Selain menghemat waktu, para penggunanya juga lebih efisien dalam mengakses email maupun sarana social networking lainnya. BlackBerry ini juga tersedia dalam berbagai model dan harga yang dapat disesuaikan dengan kemampuan para penggunanya. Promosi utamanya masih dengan word of mouth, namun promosi BlackBerry ini sangat dibantu oleh promosi provider.

Revenues

Kuatnya promosi word of mouth dan kecanggihan fitur BlackBerry membuat masyarakat cenderung beralih ke BlackBerry sehingga meningkatkan revenues.

Partners, capabilities and supply chain

Komponen diatas intinya menjelaskan mengenai bagaimana sebuah perusahaan memproduksi produknya.

Untuk produk BlackBerry, teknologi yang digunakan sudah canggih seperti mengganti trackball dengan trackpad sehingga mengurangi tingkat kerusakan. Selain itu BlackBerry juga bekerja sama dengan provider telepon seluler di Indonesia, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan internet unlimited yang dikemas dalam promo khusus BlackBerry.

Costs

Dalam memproduksi produknya, sudah pasti perusahaan akan mengeluarkan costs.

Degan penjelasan tersebut, kita harus dapat menentukan business model yang tepat untuk sebuah produk dari sebuah perusahaan, karena ini merupakan salah satu strategi yang harus dikuasai oleh sebuah perusahaan. Demikian penjelasan business model dari saya, semoga bermanfaat! đŸ™‚

Advertisements

About renaananta

Human
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Business Model – BlackBerry

  1. Beka Nugroho says:

    senangnya bisa mempelajari hal baru ( bagi saya )…thx atas knowledgenya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s